Lentera Babel

Ditreskrimsus Polda Babel Bidik Kolektor Timah Asal Batu Rusa, Kombes Pol Haryo : Tunggu Saja!

Ditreskrimsus Polda Babel Bidik Kolektor Timah Asal Batu Rusa, Kombes Pol Haryo : Tunggu Saja!

LENTERABABEL.COM, PANGKALPINANG-Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kep Babel membidik Kolektor Timah berinisial JK yang diduga kuat menampung hasil timah dari pertambangan Kolong Koboy Air Mawar Kec. Bukit Intan Kota Pangkalpinang.

Nama Kolektor Timah berinisial JK asal Desa Batu Rusa, Kec. Merawang, ini terkuak setelah Tim Gabungan dari Subdit IV Tipidter Polda Babel dan Polres Pangkalpinang menertibkan Tambang Inkonvensional di Kolong Koboy Kec. Bukit Intan. pada Selasa (13/07/2021)kemarin

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus ( Dit Reskrimsus) Polda Babel, Kombes Pol Haryo Sugihartono menegaskan, bahwasanya kolektor timah berinisial JK tersebut masih dalam penyelidikan.

“Masih Proses. Tunggu saja, segera kita infokan perkembangannya.”jawab singkat Kombes Pol Haryo saat dikonfirmasi redaksi LenteraBabel.com. Rabu (14/07/2021)pagi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi LenteraBabel.com berupaya untuk mengkonfirmasi kepada Kolektor Timah berinisial JK terkait dengan namanya disebut-sebut menampung timah dari hasil pertambangan ilegal Kolong Koboy Airmawar.

Sebelumnya diberitakan LenteraBabel.com, Tambang Inkonvensional yang beroperasi di Kolong Koboy Kelurahan Air Mawar, Kec. Bukit Intan Kota Pangkalpinang, ditertibkan Tim Gabungan Kepolisian Daerah Kep Babel . Selasa (13/07/2021)kemarin

Penertiban tambang ilegal tersebut dilakukan jajaran Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Babel dan Polres Pangkalpinang menyusul laporan masyarakat dan Atensi dari Kapolda Kep Babel Irjen Pol Anang Syarif Hidayat.

Pada saat dilakukan penertiban, tim gabungan menemukan 5 (lima) unit Ponton / TI Tower yang sedang beraktivitas.

Berdasarkan informasi yang diterima LenteraBabel.com, Timah dari hasil pertambangan dijual kepada Kolektor Timah berinisial JK yang beralamat di Desa Batu Rusa Kec. Merawang Kab. Bangka.

Untuk lokasi pertambangan merupakan lahan milik pribadi berinisial AKM (60) warga Jl. Air Mangkok Kota Pangkalpinang dengan cara mendapatkan fee dari para penambang sebesar Rp.25.000 per kilogram pasir timah.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi yakni berupa 5 (lima) unit mesin dongfeng, 5 (lima) unit Gearbox, 5 (lima) unit sakan, 5 (lima) meter ulir pada masing-masing ponton, 15 (lima belas) meter monitor

“Untuk Barang Bukti dan 18 orang penambang diamankan Ditreskrimsus Polda Babel guna proses lebih lanjut.”tulis dalam keterangan yang diterima LenteraBabel. (Tim LenteraBabel)

editor

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *