Lentera Babel

Penandatanganan Petisi Dukungan Penambangan, Ketua LMP Bangka: Kami Tidak Mau Menyakiti Hati Nelayan

Penandatanganan Petisi Dukungan Penambangan, Ketua LMP Bangka: Kami Tidak Mau Menyakiti Hati Nelayan

Sungailiat, Lentera Babel — Ketua Markas Cabang  Laskar Merah Putih Kabupaten Bangka Joko Susilo menyampaikan, pihaknya tidak turut andil dalam penanda tanganan petisi dukungan terkait pertambangan di Laut yang ada di Babel, beberapa hari lalu .

Hal itu disampaikannya, Jum’at (09/04) sore di Warung Kopi Tungtau Sungailiat, menurut Joko pihaknya tidak mau menyakiti hati nelayan.

” Baru kemarin mereka melakukan aksi damai di kantor Timah jadi kami hargai keinginan nelayan dan tidak mau menyakiti hati nelayan dengan menandatangani petisi” Ungkapnya.

Kalau keterlibatan LMP dalam penanda tanganan petisi, kita tidak ikut kedalam kegiatan tersebut.

Sesuai dengan pemberitaan kemarin, sempat menyebutkan salah satu Laskar Merah Putih Macab Bangka yang hadir dalam penanda tanganan petisi tersebut. Makanya kita perlu klarifikasi bahwa kita tidak pernah hadir dalam penandatanganan itu. ” Ungkap Joko.

Kemudian kata Joko, kita pastikan tidak ada satupun anggota saya yang hadir di penandatanganan petisi itu.

” Begini, kalau untuk ikut kegiatan penanda tanganan petisi itu memang kita tidak ikut, untuk LMP yang diketuai oleh H. Ade Erfil Manurung. SH yang memiliki  legalitas yang jelas dengan AHU yang diterbitkan oleh pemerintah. Jadi kami pertanyakan LMP yang hadir di penandatanganan petisi itu coba tunjukkan legalitasnya” Jelasnya.

Joko Susilo Menambahkan , keterlibatan pihaknya adalah mendukung nelayan dan juga penambangan yang ada di laut Sesuai Zonasi RZWP3K.

” Tapi kapasitas kita selaku Laskar Merah Putih itu artinya tetap kegiatan kita netral, Artinya netral itu begini kita mendukung Pertambangan dilaut maupun di darat sesuai tata ruang penerapan Zonasi RZWP3K di wilayah Bangka Belitung, kita jaga Hak nelayan jangan sampai menambang di luar RK. Ada hak nelayan yang harus di kedepankan, makanya penambangan laut juga harus ada kompensasi untuk masyarakat. Namun yang harus disejahterakan adalah nelayan karena aktifitas pertambangan menggangu habitat laut dan hasil tangkapan nelayan ” Tutup Joko. (Cr5)

editor

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *