Lentera Babel

Diduga Kapal Hisap Pasir Bekerja di Luar RK, Ketua Laskar Merah Putih Bangka dan Laskar Pesisir Angkat Bicara.

Diduga Kapal Hisap Pasir Bekerja di Luar RK, Ketua Laskar Merah Putih Bangka dan Laskar Pesisir Angkat Bicara.

 

Sungailiat, Lentera Babel – Kapal hisap pasir GJ02 yang berada di perairan Sungailiat diduga bekerja di luar Rencana Kerja ( RK) yang di berikan pemerintah untuk pengerukan muara air kantung Sungailiat.

Hasil investigasi dilapangan masyarakat nelayan bersama laskar Pesisir dan Ormas Laskar merah putih Kabupaten Bangka menjumpai kapal GJ02 diduga sedang bekerja loading pasir ke tongkang di seputaran perairan pantai teluk Uber dan rambak sekitar 1.5 mil dari bibir pantai Minggu (29/3/2021).

Perwakilan masyarakat nelayan AC yang mengambil dokumentasi menyampaikan kepada awak media Selasa Malam di warkop CM Sungailiat (30/3/2021), kapal GJ02 sedang mengisi pasir ke tongkang di tengah laut.

” Kami bingung kenapa kapal ini mengeruk di tengah laut bukan di muara air kantung yang sangat kami butuhkan itu muara air kantung dikeruk bukan ditengah laut” ungkap nya.

Ketua laskar pesisir Suhardi mangatakan kepada Lentera Babel terkait kapal pasir yang diduga bekerja di luar muara air kantung untuk segera mengeruk ke mulut muara.

” Kita tidak butuh pengerukan di luar muara kasian nelayan, sudah banyak korban di muara ini kapal pecah. sudah 10 tahun tidak ada perobahan, setiap bulan Desember sampai bulan februari nelayan mempertaruhkan hidup dan mati untuk keluar dan masuk muara air kantung untuk melaut” Jelasnya.

Ditempat yang sama ketua Laskar Merah Putih Kabupaten Bangka Joko Susilo menyampaikan ke awak media kita sudah mendapat laporan dari anggota kita terkait aktifitas kapal pasir diduga bekerja di perairan laut Rambak dan teluk Uber.

” Kita kumpulkan bukti – bukti dulu dari titik ordinat yang sudah diambil, tim ahli kita akan ukur batimetri biar tau kontur tanah bekas galian, kalau hasil sudah ada akan kita cocokkan apakah masuk di RK wilayah pengerukan yang ditunjukkan pemerintah untuk pengerukan muara airkantung atau tidak” tegasnya.

Joko melanjutkan kalau sudah cukup bukti, maka kita akan membuat laporan ke Polairud Polda Babel tembusan ke Bakamla Mabes Polri dan ke kajati Babel tembusan ke Kejagung. Tegasnya.

Ditempat terpisah saat dihubungi media Lentera Babel, Kepala KSOP wilayah kerja Sungailiat Octaviansyah menyangkal kapal hisap Pasir GJ02 bekerja diluar RK.

” Pernyataan dari masyarakat itu tidak benar, jangan terpengaruh karna ini karna itu, itu tidak ada makanya percayakan petugas dilapangan. Dan untuk konsultan menghitung Volume tongakang yang berisi pasir itu surveyor Indonesia ( SI ) di Pangkalpinang” ungkapnya. (Nd)

editor

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *