Lentera Babel

ANTARA KEPASTIAN HUKUM DAN KEADILAN

ANTARA KEPASTIAN HUKUM DAN KEADILAN

Toboali, Lentera Babel – Dengan telah terjadi penangkapan pada bulan Pebruari 2021 dan beberapa orang telah menjadi tersangka usaha TI ilegal di laut sukadamai Toboali Kabupaten Bangka Selatan dan sampai saat ini proses hukum masih berjalan, maka sudah sudah seharusnya memberikan efek jera kepada penambang TI ilegal yang lain.

Saat dikonfirmasi Ketua LSM Pengawal Hukum Dan Kebijakan Publik dan Juga sebagai Biro Hukum Laskar Merah Putih Markas daerah Bangka Belitung , SULASTIO SETIAWAN, SH di warkop yumin ( 26/3/2021) megatakan seharusnya penegak hukum dalam menegakkan hukum jangan tebang pilih.

” kalau mau tangkap tangkap semua, kalau mau dibebas bebas semua. Jangan terkesan ada yang bayar kordinasi tidak ditangkap atau dibiarkan tetap menjalankan aktifitasnya” ungkapnya.

Apa fungsi aparat penegak hukum yang ngepam di sana dan melakukan patrolli semantara ti selam ilegal masih tetap saja menjalankan aktifitasnya dimalam hari.
Penegakan hukum yang tebang pilih yang terjadi dibangka selatan telah menggangu rasa keadilan dimasyarakat.

Sulastio menambahkan ” konstitusi sudah menjamin perlakuan yang sama dimata hukum Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 dikatakan bahwa semua warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya”.

Inilah norma yang melindungi hak asasi warga negara. Kesamaan di hukum berarti setiap warga negara harus diperlakukan adil oleh aparat penegak hukum ungkapnya.

” Kami berharap hal ini bisa menjadi perhatian Kapolda Bangka Belitung agar masyarakat Bangka Belitung dapat merasakan keadilan dan asas kemanfaatan hukum itu sendiri” tutup Sulastio Setiawan. SH (cr5)

editor

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *