Lentera Babel

Muara Dangkal, Nelayan Terhempas : Markas Pimpinan Cabang LMP Bangka Siap Dampingi Nelayan

Muara Dangkal, Nelayan Terhempas : Markas Pimpinan Cabang LMP Bangka Siap Dampingi Nelayan

 

Foto Kapal Nelayan Pecah Di Alur Muara Air Kantung.

BangkaLentera Babel , Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih Kabupaten Bangka Joko Susilo didampingi anggota dan nelayan menyambangi Muara pesisir air kantung terkait muara dangkal yang mengakibatkan kapal nelayan pecah dan tenggelam, Sabtu (20/02/2021).

Kedatangannya didampingi ketua OKK beserta Komandan Provos dan anggota LMP Bangka turun ke lokasi mengaku sangat prihatin kepada nelayan yang kesulitan menggunakan alur muara air kantung.

“Permasalahan pendangkalan Muara air kantung ini sudah terjadi cukup lama, pengerukan sudah dilaksanakan dari tahun 2013 sampai sekarang perusahaan yang ditunjuk oleh pemerintah tidak mampu mengatasi pendangkalan di mulut muara yang terus memakan korban. Ini perusahaan saya rasa tidak mumpuni untuk melakukan pengerukan muara air kantung” kata Joko Susilo kepada Media Lentera Babel.

 

Foto Excavator  Perusahaan yang ditunjuk Pemerintah untuk Pekerjaan Pengerukan Muara Air Kantung.

Lanjut Joko susilo,” Untuk para nelayan jika kalian merasa ini sangat merugikan jangan diam saja kami siap bergandengan tangan bersama kalian”.

” Kalau permasalahan ini memang tidak bisa diselesaikan pemerintah Bupati Bangka, Gubernur serta pihak Pelabuhan perikanan Nusantara melalui perusahaan yang ditunjuk untuk pekerjaan pengerukan muara air kantung Sungailiat, maka permasalahan ini akan kami sampaikan ke Mabes LMP untuk diteruskan ke Presiden guna melaporkan kegiatan pengerukan yang menyengsarakan nelayan” jelas Joko.

Tim advokasi Laskar Merah Putih Imam Ziansyah.SH, akan mengkaji apakah ada kelalaian pihak pemerintah maupun perusahaan yang ditunjuk untuk pengerukan muara air kantung, yang menyebabkan kejadian seperti ini selalu berulang setiap tahun.

” Akan kita kaji dulu mulai dari perizinannya sampai ke sistem pengerukan yang dilakukan oleh perusahaan yang ditunjuk oleh pemerintah. Jika nanti ditemukan ada indikasi kelalaian Hukum, maka nelayan bisa menggugat dan kami Tim advokasi Laskar Merah Putih akan siap mendampingi”. ungkap Imam Ziansyah.SH.

Ditempat yang sama sebelumnya, salah satu nelayan dengan panggilan pak tua mengatakan “kami tidak takut berhadapan dengan ombak dilautan karena sudah terbiasa. tetapi kami takut berhadapan dengan muara saat ini. kami susah untuk keluar masuk muara, pernah pembongkaran hasil tangkap kami alihkan sampai ke pelabuhan pangkal balam. Sudah banyak kerugian kami, siapa yang mau tanggung jawab?” ungkap pak tua. (Ndo)

 

 

 

 

 

editor

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *