Lentera Babel

Dalam Waktu Dekat KIP Milik Mitra dan PT. Timah.Tbk akan Beroperasi Di Laut Matras.

Dalam Waktu Dekat KIP Milik Mitra dan PT. Timah.Tbk akan Beroperasi Di Laut Matras.

 

Gambar Ilustrasi KIP Di Perairan Matras

Sungailiat, Lentera Babel – dalam waktu dekat Wilayah Peraiaran Matras akan diramaikan dengan beroperasinya Tambang Laut dengan menggunakan Kapal Hisap Produksi milik mitra dan PT.Timah Tbk.

Saat dihubungi salah satu karyawan PT. Timah Tbk Waskip (KD) (21/9/2020) menyampaiakan memang benar dalam waktu dekat akan dikeluarkan SPK untuk beroperasinya KIP di perairan Matras.

” Disitu ada WIUP PT. Timah Tbk dan sudah semestinya bisa bekerja di perairan Matras. Semua elemen masyarakat sudah setuju. Dan sudah dinanti oleh masyarakat kapan masuk dan beroperasinya KIP. Jadi kami berharap masyarakat bisa kondusif dan KiP bisa bekerja di perairan Matras.

Di tempat terpisah salah satu warga yang berdomisili di kampung matras dan juga berprofesi sebagai nelayan Iwan (40) menyampaiakan Terkait dengan informasi dalam waktu dekat ini PT. Timah akan mengoperasikan KIP Mitra di Laut Matras
menyatakan menolak keras.

” kami akan berjuang keras dan melalui banyak jalur untuk menolak karena ini menyangkut hajat hidup kami, kami hidup dari Laut Matras, mata pencaharian kami di Laut. walaupaun nanti akan berhadapan dengan aparat kami tidak gentar. Dan kami berharap ada Ormas dan LSM yang bisa membantu kami untuk bersama – sama menjaga laut Matras supaya tidak di rusak dengan yang namanya predator KIP” Pungkasnya.

Foto Tambat labuh Nelayan Matras

Di konfirmasi terpisah, Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Bangka Sumino mengatakan apabila nelayan Matras menolak keras dengan beroperasinya KIP itu hal yang wajar, karena akan berpengaruh besar terhadap mata pencaharian mereka saat ini dan ke depannya jelasnya.

” kami dari Laskar Merah Putih (LMP) Macab Bangka akan mendukung dan mengawal perjuangan kawan2 Nelayan Matras. Saya menghimbau kepada perusahaan PT. Timah.Tbk terhadap hal ini khususnya di Unit Lautnya untuk bersikap bijak, jangan sampai terjadi lagi konflik Karena ini akan berdampak luas nantinya, bisa jadi ke Pusat ” Ungkap sumino.

Salah satu ketua Ormas Gerakan Masyarakat Pesisir Bangka (GMPB) Hendri ikut menyampaikan statement (21/9/2020) kami pada saat ini belum mengambil sikap. Kalau ada masyarakat pro dan kontra itu hal yang wajar. Kita minta kepada pemilik WIUP PT.Timah untuk transparan sebesar apa deposit Pasir Hitam sang primadona itu di perairan laut Matras Ungkapnya.

“Kalau depositnya masih besar seberapa besar deposit cadangan timah di perairan Matras. Kalau tidak sesuai dengan kerusakan alam yang ditimbulkan dari eksplorasi KIP itu jangan dikerjakan, kemudian Apa kompensasinya untuk masyarakat, coba perusahaan PT. Timah itu jelaskan” ungkapnya

Kita siap berdarah darah untuk melindungi masyarakat pesisir apabila di khianati. Kalau kegitan KIP ini memang banyak manfaat ketimbang mudoratnya kita dukung. Jelas Hendri. (Ndo)

editor

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *